Tips Merawat Kaos Sablon yang Tepat

 

 Tips Merawat Kaos Sablon yang Tepat - KAOS CIKARANG

Semahal apapun kwalitas kaos yang anda beli, supaya kaos sablon anda awet, tentunya anda harus pandai merawatnya dengan baik. Lantas, bagaimana caranya? Langsung saja, beberapa tips merawat kaos sablon yang tepat.

Tips Merawat Kaos Sablon yang Benar

  1. Jangan Direndam Dengan Terlalu Lama

Tips yang pertama adalah hindari merendam kaos sablon dengan durasi yang berlebihan. Pemikiran anda salah, apabila menyangka, semakin lama kaos sablon direndam, maka akan semakin baik. Justru hal tersebut adalah kebalikannya, karena perendaman terlalu lama apalagi menggunakan detergen berlebihan, bisa mengakibakan kaos cepat terkelupas.

Saran dari kami, khusus untuk kaos yang pertama kali dicuci, rendamlah dengan durasi tidak lebih dari 20 menit. Dan untuk kaos yang sudah lama, tidak lebih dari 30 menit.

  1. Pisahkan Saat Akan Dicuci

Pisahkan kaos berwarna putih anda dengan pakaian yang lain. Khususnya dengan pakaian yang berwarna kuat seperti merah, biru, hitam dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah seandainya warna kuat pada pakaian lain itu luntur sehingga tidak mengenai kaos putih kesayangan anda.

  1. Jangan Disikat

Kaos dari bahan cotton combed pada dasarnya memiliki tekstur yang lembut. Sehingga anda tidak boleh menyikatnya, sebab bisa mengakibatkan tekstur kain menjadi rusak.

Hindari juga melakukan kucekan dan perasan yang telalu kuat, karena selain bisa membuat pori-pori kaos menjadi terkoyak, juga bisa menurunkan kualitas sablon.

Di samping itu, saat proses pencucian. pastikan juga bahwa permukaan sablon terletak pada satu sisi serta tidak bersinggungan antar permukaan. Karena apabila terjadi persinggungan bisa menimbulkan gesekan yang dapat merusak permukaan gambar.

  1. Jemur Terbalik

Sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan warna kain kaos beserta sablonnya menjadi memudar. Sehingga untuk mencegah hal tersebut, anda harus menjemur kaos sablon yang anda miiki dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap keluar sedangan bagian yang bersablon di dalam.

  1. Jangan Digantung

Hindarilah menggantung dengan hanger pada bagian leher kaos. Hal itu dapat menyebabkan leher kaos menjadi melar. Dan melarnya ini diakibatkan karena tidak kuatnya menahan beban air yang ada pada kaos yang masih basah.

Selain itu, anda juga perlu menghindari menggantung kaos dengan tali atau kawat, karena bisa dengan mudah merusak kain yang memiliki tekstur yang halus.

  1. Hindari Memakai Pemutih

Mencuci kaos sablon menggunakan detergen yang telah mengandung pemutih, dapat mengakibatkan kaos sablon menjadi luntur. Tidak hanya itu, reaksi kimia pada pemutih akan berdampak pada kaos sablon lebih cepat menjadi tipis dan kasar.

  1. Hindari Menggunakan Mesin Cuci.

Cara terbaik untuk merawat kaos sablon adalah, dengan selalu mencucinya secara manual alias tidak menggunakan mesin cuci.

Kenapa?

Karena saat kaos berputar dalam mesin cuci , kaos tersebut menerima beban tarik ulur serta gesekan dengan kain yang ada disekitarnya. Sehingga membuat kaos menjadi melar, dan kualitas serat kain pun menurun.

  1. Setrika Saat Sudah Benar-Benar Kering

Lakukan penyetrikaan ketika kondisi kaos sablon sudah benar-benar dalam keadaan kering. Hindarilah juga menyetrika langsung pada bagian sablon, karena akan membuat gambarnya lebih mudah terkelupas.

Atur juga posisi panas pada setrika anda. dan sebaiknya gunakan posisi yang sedang saja.

  1. Bersihkan Noda

Jika kaos sablon kesayangan anda terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda tersebut. gunakanlah shampoo atau pun detergen. Kemudian oleskan pada bagian yang bernoda dan gosok secara halus, lalu bilaslah dengan air bersih sampai noda tersebut menghilang.

  1. Jangan Dipakai untuk Tidur

Jangan pernah memakai kaos sablon ketika mau tidur. Kenapa? Karena kaos tersebut akan lebih mudah terkena kotoran, terutama pada bagian leher.

Kok, bisa? Yup, Faktanya ketika kita tidur tubuh mengeluarkan keringat. Dan keringat itulah, apalagi jika sudah bertemu dengan kotoran debu pada seprai,  bisa membuat kaos anda menjadi kotor.

Tak hanya itu, sablon pada kaos juga lebih banyak terkena gesekan yang tidak disengaja, karena kita sering bergerak saat terlelap tidur.

  1. Simpan Dengan Benar

Masalah lain yang biasanya kerap muncul dan dapat menyebabkan rusaknya kaos sablon adalah karena disimpan dengan cara yang salah.

Persoalan ini umumnya terabaikan dan baru disadari ketika kaos sablon sudah benar-benar tidak bisa terselamatkan. Satu hal yang harus selalu anda ingat, jangan pernah menumpuk dua kaos sablon secara berurutan.

Apabila anda menumpuknya secara berurutan, maka dengan sendirinya kedua sisi sablon pada kaos akan bertemu dan akibatnya menjadi lengket dan membawa dampak fatal yaitu terkelupas dan merusak pola sablon.